Sholat Dhuha hukumnya
sunah muakkad. Oleh karenanya, siapa saja yg ingin memperoleh pahala dan
keutamaannya silahkan mengerjakan dan tidaklah berdosa apabila meninggalkannya.
Namun Rasulullah saw senantiasa mengerjakan sholat Dhuha.
Rasulullah adalah teladan utama dalam segala hal. Beliau tidak akan mewasiatkan
atau memerintahkan sesuatu sebelum mengerjakannya. Demikian pula dengan sholat
Dhuha.
Menunaikan sholat Dhuha selain sebagai wujud kepatuhan kepada ALLAH dan
Rasul-NYA, juga sebagai perwujudan syukur dan takwa kepada kepada ALLAH karena
ALLAH Maha Hikmah. Apapun amal ibadah yang disyariatkan akan mengandung banyak
keutamaan dan hikmah.
Dan di antara keutamaan dan hikmah dari sholat Dhuha adalah sebagai berikut :
1. Sholat Dhuha adalah Sedekah
Rasulullah bersabda,
Setiap ruas dari anggota tubuh di antara kalian pada pagi hari, harus
dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah
sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh
kebaikan adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan semua itu
dapat disepadankan dengan mengerjakan sholat Dhuha dua rakaat.
(HR. Muslim dari Abu Dzar)
Dalam diri manusia terdapat tiga ratus enam puluh ruas tulang, hendaklah ia
mengeluarkan satu sedekah untuk setiap ruas itu. Para
sahabat bertanya, “Siapa yang mampu mengerjakan hal tersebut wahai Nabi ALLAH?”
Nabi berkata, “Dahak di masjid yang engkau pendam, suatu aral yang engkau
singkirkan dari jalan. Jika kamu tidak mendapatkan sesuatu yang sepadan,
cukuplah bagimu sholat Dhuha dua rakaat.”
(HR. Abu Daud dan Ahmad dari Abu Buraidah)
2. Sholat Dhuha sebagai Investasi Amal Cadangan
Sholat adalah amal yang pertama kali diperhitungkan pada hari Kiamat. Sholat
juga merupakan kunci semua amal kebaikan. Sholat sunah -termasuk- sholat Dhuha
merupakan investasi atau amal cadangan yg dapat menyempurnakan sholat fardhu
(wajib).
Rasulullah saw bersabda,
Sesungguhnya yang pertama kali dihisab pada diri hamba pada hari kiamat dari
amalannya adalah sholatnya. Apabila benar (sholatnya) maka ia telah lulus dan
beruntung, dan apabila rusak (sholatnya) maka ia akan kecewa dan rugi. Jika terdapat
kekurangan pada sholat wajibnya, maka ALLAH berfirman, “Perhatikanlah, jikalau
hamba-KU mempunyai sholat sunah maka sempurnakanlah dengan sholat sunahnya
sekedar apa yang menjadi kekurangan pada sholat wajibnya. Jika selesai urusan
sholat, barulah amalan lainnya.”
(HR. Ash-habus Sunan dari Abu Hurairah RA)
3. Ghanimah (Keuntungan) Yang Besar
Rasulullah bersabda,
Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash, ia berkata, “Rasulullah saw mengirim pasukan
perang. Lalu pasukan itu mendapatkan harta rampasan perang yang banyak dan
cepat kembali (dari medan
perang). Orang-orang pun (ramai) memperbincangkan cepat selesainya perang,
banyaknya harta rampasan, dan cepat kembalinya mereka. Makam Rasulullah saw
bersabda, “Maukah aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang lebih cepat selesai
perangnya, lebih banyak (memperoleh) harta rampasan, dan cepat kembali (dari
meda perang)? (Yaitu) orang yang berwudhu kemudian menuju masjid untuk
mengerjakan sholat sunah Dhuha. Dialah yang lebih cepat selesai perangnya,
lebih banyak (memperoleh) harta rampasan, dan lebih cepat kembalinya.”
(HR. Ahmad)
4. Dicukupi Kebutuhan Hidupnya
Orang yang gemar melaksanakan sholat Dhuha karena ALLAH, akan dberikan
kelapangan rezeki oleh ALLAH. Rasulullah saw menjelaskan daam hadits Qudsi dari
Abu Darda’ bahwa ALLAH berfirman:
Wahai anak Adam, rukulah (sholatlah) karena AKU pada awal siang (sholat Dhuha)
emapt rakaat, maka AKU akan mencukupi (kebutuhan)mu sampai sore.
(HR. Tirmidzi)
5. Pahala Haji dan Umrah
Rasulullah bersabda,
Barangsiapa yang sholat Shubuh berjamaah kemudian duduk berzikir untuk ALLAH
sampai matahari terbit kemudian (dilanjutkan dengan) mengerjakan sholat Dhuha
dua rakaat, maka baginya seperti pahala haji dan umrah, sepenuhnya, sepenuhnya,
sepenuhnya.
(HR. Tirmidzi)
6. Diampuni Semua Dosanya Walau Sebanyak Buih di Laut
Rasulullah bersabda,
Barangsiapa yang menjaga sholat Dhuha, maka dosa-dosanya akan diampuni walau
sebanyak buih di lautan.
(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)
7. Istana di Surga
ALLAH akan membangun istana di surga bagi orang yang gemar sholat Dhuha.
Rasulullah bersabda,
Barangsiapa shalat Dhuha dua belas rakaat, maka ALLAH akan membangun istana
dari emas di surga.
(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Demikian beberapa keutamaan dan hikmah dari sholat Dhuha yang diambil dari
hadits. Semoga menjadi motivas bagi kita semua agar lebih memperhatikan sholat
Dhuha dan membiasakan sholat Dhuha.
Penulis: M. Khalilurrahman Al Mahfani